Perbedaan Asuransi Jiwa Dan Asuransi Kesehatan Yang Harus Anda Pahami

Setiap asuransi pasti ada perbedaannya, termasuk antara asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Keduanya mempunyai perbedaan dan manfaat nya masing-masing. Dalam artikel kali ini kita akan sedikit mengulas perbedaan antara asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.

Pengertian Asuransi Jiwa Dan Asuransi Kesehatan

Untuk pengertian kedua asuransi tersebut bisa kalian baca di link aktif dibawah ini.

Pengertian Asuransi Jiwa: Jenis Dan Manfaat Asuransi Jiwa


Pengertian Asuransi Kesehatan Serta Jenis dan Manfaat Asuransi Kesehatan, Cek Disini

Partner Rival Finance (Jurnal Rival Populer)

Perbedaan Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan

Perbedaan antara asuransi jiwa dan asuransi kesehatan terletak pada jenis atau bentuk, manfaat dan masa pertanggungannya. Asuransi jiwa bisa dikatakan lebih jauh manfaatnya bagi orang-orang di sekitar kita yang kita sayangi dan kasihi. Dari segi risiko, meninggal dunia dan usia lanjut dikelola oleh asuransi jiwa sedangkan cacat badan dan kemerosotan kesehatan dikelola oleh asuransi kesehatan.

Beberapa perbedaan antara asuransi jiwa dan asuransi kesehatan antara lain sebagai berikut:

Baca Juga:

Jenis-jenis Asuransi Yang Harus Anda Pahami Mulai Sekarang


6 Prinsip-prinsip Dasar Asuransi Yang Wajib Anda Pahami

Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan

a. Aneka ragam dan variasi pada asuransi kesehatan lebih banyak jika dibandingkan dengan asuransi jiwa, sehingga pada perhitungan premi banyak digunakan banyak macam ragam tabel morbiditas (keadaan tidak sehat), sedangkan asuransi jiwa hanya digunakan satu macam tabel mortalitas (kematian).
b. Jumlah dibayarkan untuk klaim asuransi jiwa sudah dapat dipastikan
sesuai yang tercantum dalam polis, sedangkan jumlah klaim pada
asuransi kesehatan bisa tidak menentu.
c. Pada asuransi kesehatan dimungkinkan terjadi klaim lebih dari satu kali sedangkan asuransi jiwa hany terjadi sekali saja pada saat
kematian tertanggung.
d. Inflasi, perubahan perekonomian dan perubahan dalam praktek pembeli pelayanan kesehatan lebih besar pengaruhnya terhadap jumlah manfaat yang dibayarkan untuk klaim asuransi kesehatan
dibandingkan dengan klaim asuransi jiwa.
e. Premi asuransi kesehatan bisa berbeda untuk setiap daerah sedangkan asuransi jiwa sama untuk semua wilayah.
f. Sistem pada asuransi jiwa adalah manfaat langsung diberikan secara tunai tanpa harus menunggu tagihan rumah sakit.

Manfaat Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan

Baca Juga;

Klaim asuransi kesehatan? Perhatikan 5 Hal Ini Terlebih Dahulu


Daftar Asuransi Jiwa Terbaik di Indonesia 2019/2020, Ini Langkah Mudah Mendapatkannya

Rival Finance Indonesia

Baik asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan mempunyai manfaat yang sama antara lain sebagai berikut:

  1. Memberikan jaminan perlindungan dari risiko-risiko kerugian yang diderita oleh satu pihak.
  2. Meningkatkan efisiensi karena tidak perlu secara khusus mengadakan pengamanan serta pengawasan untuk memberikan perlindungan yang memakan banyak tenaga, waktu dan biaya tersebut.
  3. Transfer risiko dengan membayar premi yang relatif kecil, seseorang atau perusahaan dapat memindahkan ketidakpastian atas risiko ke perusahaan asuransi.
  4. Pemerataan biaya yaitu cukup hanya dengan mengeluarkan biaya yang jumlahnya tertentu dan tidak perlu mengganti ataupun membayar sendiri kerugian yang timbul yang jumlahnya tidak tentu dan tidak pasti.
  5. Manfaat umum asuransi kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Manfaat asuransi kesehatan ini akan sangat terasa pada saat seseorang mengalami gangguan kesehatan dimana membutuhkan pengobatan yang memerlukan biaya besar, seperti yang anda ketahui biaya kesehatan pada saat ini sangat mahal dan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada saat itulah seseorang akan merasakan betapa berartinya uang pertanggungan yang diberikan perusahaan asuransi untuk menanggung biaya kesehatan.
  6. Manfaat khusus asuransi kesehatan adalah mengurangi risiko ketidakpastian, mengubah risiko perorangan menjadi risiko kelompok maksudnya adalah dana yang terkumpul dari masing-masing penduduk digunakan untuk kepentingan bersama. Hal ini yang disebut risk sharing atau bentuk gotong royong.
  7. Manfaat umum asuransi jiwa adalah mempertahankan kesejahteraan keluarga dan membayar biaya tertentu.
  8. Manfaat khusus asuransi jiwa adalah sebagai jaminan dana untuk keluarga jika tertanggung meninggal dunia, standar kualitas hidup keluarga, biaya pendidikan anak, tabungan hari tua dan sebagai dana tambahan jika tertanggung memiliki penyakit serius atau kecelakaan yang fatal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *